Efek Buruk Bullying Dan Kultur Yang Membuatnya Semakin Lestari

Efek Buruk Bullying Dan Kultur Yang Membuatnya Semakin Lestari – Hidup bersosial tak selalu menimbulkan dampak yang positif. Adakalanya juga menimbulkan dampak negatif yang seringkali membuat orang menjadi antisosial. Diantara efek bersosial yang justru negatif adalah adanya bullying. Salah satu faktor yang membuat hal seperti ini terjadi adalah ketidakserasian antar individu terkait dengan perbedaan latar belakang pendidikan, fisik, status sosial, dan masih banyak lainnya. Belum lagi ditambah dengan adanya kultur yang justru menyemai tumbuhnya kebiasaan bullying.

Bullying bukan sekedar masalah sepele yang tak perlu solusi. Bullying dalam tahap ekstrim bisa berakibat buruk terhadap psikologis korban. Menurut Levianti, bullying adalah suatu sikap yang bertujuan untuk menyakiti orang lain yang lemah dalam hal fisik, verbal, ataupun perasaan dengan cara menekan, mengintimidasi dengan menjadikan kekurangan korban sebagai senjatanya. Memang, kebiasaan bulllying baik di tataran sosial masyarakat secara umum maupun setingkat sekolah sangatlah memprihatinkan. Tak sedikit korban yang putus sekolah akibat tidak tahan akan bullying yang dilakukan teman sekolahnya. Dan yang lebih parahnya banyak juga kasus bullying yang berujung pada tindak kekerasan fisik.
Bentuk-bentuk bullying yang wajib Anda ketahui
Setidaknya masalah sosial seperti bullying ini memiliki dua bentuk umum yang sering terjadi. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Bentuk pengintimidasian secara fisik Kasus pengintimidasian yang paling umum terjadi adalah dengan menyerang fisik. Dalam artian fisiklah yang menjadi sasaran utama dari pelaku. Sehingga hal seperti berbuah adanya luka fisik seperti kaki patah, cedera pada tangan, dan bentuk siksaan lainnya. Contoh bentuk pengintimidasian secara fisik ini bisa berupa memukul, menampar, menendang, dan masih banyak lainnya. Semua tindakan ini sangat tidak dibenarkan dan dengan alasan apapun. Tindakan fisik sangatlah tidak disarankan meski korban yang menjadi pihak pemicu konflik sekalipun.
  2. Bentuk pengintimidasian secara psikologis Berbeda halnya dengan bentuk pengintimidasian yang menyerang fisik, justru bentuk kedua ini lebih mengarah kepada psikologis korban. Dan penyerangan terhadap psikologis ini sangatlah berbahaya bahkan efeknya dua kali lipat lebih berbahaya dari penyerangan fisik. Bentuk pengintimidasian secara psikologis ini bisa berupa cacian, hinaan yang berakibat pada rasa trauma yang dialami korban. Dalam jangka waktu panjang, pengintimidasian seperti ini justru akan merusakn psikologis korban. Yang harus dilakukan ketika mendapat bullying Tak dapat dipungkiri jika kasus bullying ini bisa dialami siapapun tanpa pandang usia dan status sosial. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan takala mendapat perlakuan negatif seperti ini diantaranya:
  3. Berani melawan Umumnya korban bullying lemah dalam hal fisik maupun mental sehingga membuat pelaku semakin menjadi-jadi. Walhasil korbanlah yang justru semakin tertekan. Dalam kondisi seperti ini Anda sebagai korban wajib untuk berani melawan. Baik dengan menyerang balik, atau sedikit memberi tekanan pada pelaku bahwa korban bukanlah orang yang patut untuk mendapatkan tindakan bullying.
  4. Tanamkan rasa percaya diri Seiring dengan munculnya keberanian melawan, secara tidak langsung juga membuat seseorang menjadi lebih percaya diri. Dengan Anda menanamkan rasa percaya diri Anda pun tidak akan mudah untuk disepelekan oleh orang lain.
  5. Tanamkan rasa menghormati kepada orang lain Sampai kapanpun kasus bullying akan terus terjadi tatkala tidak ada lagi rasa menghormati yang tertanam di dalam diri seseorang. Semua pihak wajib untuk menanamkan bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan yang wajib untuk dihormati.

Itulah sekilas mengenai permasalahan sosial terkait dengan kasus bullying yang hingga kini terus saja terjadi. Menjadi sebuah ironi tatkala kasus seperti ini masih saja tumbuh subur di negara yang menjunjung keberbedaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!