Fakta Menarik Seputar Kemacetan Di Daerah Perkotaan

Fakta Menarik Seputar Kemacetan Di Daerah Perkotaan- Di daerah perkotaan seperti Ibukota Jakarta kemacetan menjadi permasalahan yang kompleks. Apalagi memang jumlah kendaraan pribadi di perkotaan terbilang cukup tinggi. Ditambah lagi urbanisasi di daerah perkotaan cukup tinggi sehinggau mau tidak mau akses jalan menjadi yang utama untuk menunjang aktivitas pekerjaan.

Kemacetan ini memang menjadi permasalahan sosial yang hingga kini justru makin parah. Tak pelak banyak orang yang mengeluhkannya lantaran untuk menuju ke tempat tujuan membutuhkan waktu yang lebih lama. Belum lagi, biaya yang harus dikeluarkan juga tentu saja bertambah. Dalam kondisi tertentu kemacetan semakin semrawut dan tak terkendali. Alhasil banyak orang yang rela menerobos jalan, melakukan pelanggaran lalu lintas demi bisa keluar dari kemacetan. Faktor penyebab kemacetan lalu lintas sangatlah banyak. Secara umum, faktor penyebab kemacetan lalu lintas ada 3 yakni jalan raya yang kurang memadai, jumlah kendaraan yang tak terkontrol, dan manusia pemakai jalan itu sendiri.

Faktor jalan raya yang kurang memadai menjadi faktor penentu kemacetan semakin parah. Bayangkan apabila jalan raya dalam kondisi berlubang, rusak, bahkan di beberapa titik tidak bisa dilalui tentu otomatis akan membuat laju kendaraan menjadi lebih lambat. Dan apabila jumlah kendaraan sangat banyak tentu kemacetanlah yang terjadi. Sementara itu, luasnya jalan raya juga menjadi faktor yang bisa saja menjadi penyebab kemacetan lalu lintas. Misalkan saja apabila jalan raya dalam kondisi sempit dan hanya bisa dilalui oleh dua kendaraan sementara di pinggir jalan ternyata berderet pedagang kaki lima yang menjajalan dagangannya secara sembarang. Tentu hal ini akan memperparah lalu lintas yang ada.

Faktor kedua berdasarkan pada jumlah kendaraan yang tak terkontrol. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di perkotaan tentu konsumsi kendaraan pribadi juga meningkat. Apalagi transportasi umum yang digadang-gadang bakal mengurangi kemacetan karena tidak sesuai dengan yang diharapkan justru akan menambah kemacetan yang ada. Faktor ketiga yang menjadi penyebab kemacetan lalu lintas adalah dari manusia itu sendiri. Banyak masyarakat yang seenaknya menyeberang jalan menggunakan kendaraan pribadi tanpa mengindahkan peraturan yang ada. Budaya masyarakat yang acuh terhadap peraturan dan tak bisa menghormati pengguna jalan lain bukan tak mungkin akan memperparah kemacetan yang ada.

Dampak negatif yang timbul jika kemacetan semakin parah
Dampak negatif yang ditimbulkan akibat parahnya kemacetan itu sangatlah banyak diantaranya adalah sebagai berikut:

Fakta Menarik Seputar Kemacetan

Kerugian secara finansial atau ekonomi
Dampak negatif pertama yang timbul tentu saja memberi kerugian secara finansial atau ekonomi. Kerugian ini terkait dengan borosnya bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan. Analoginya apabila penggunaan kendaraan dalam jangka waktu yang lama tentu membutuhkan BBM yang banyak dan ini otomatis akan membuat Anda lebih boros dalam pengeluaran.
Penurunan kualitas udara
Dampak negatif selanjutnya adalah apabila kemacetan kian hari kian parah tentu akan berpengaruh pada kualitas udara di daerah tersebut. Dalam jangka panjang, kualitas udara yang buruk selain tidak baik untuk kesehatan juga membuat efek global warming kian parah.
Berpengaruh pada psikologis pengendara
Tidak banyak orang tahu apabila kemacetan juga berpengaruh pada psikologis pengendara. Ini bisa terjadi lantaran kemacetan membuat banyak orang akan stres dan menurunnya produktifitas yang berakibat pada gangguan psikologis secara tidak langsung.

Nah itulah beberapa ulasan mengenai kemacetan yang ternyata memiliki dampak negatif yang sangat luar biasa. Dan apabila permasalahan sosial ini tidak segera ditangani maka bukan tak mungkin semakin banyak orang yang terkena dampaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!