Gizi Buruk Dan Dampak Yang Ditimbulkannya

Gizi Buruk Dan Dampak Yang Ditimbulkannya – Permasalahan sosial yang tidak hanya terjadi di Indonesia namun berbagai negara di dunia ini adalah terkait dengan kesehatan. Memang dari segi peralatan medis kini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Namun, hingga kini masih saja terdengar bahwa kasus gizi buruk menjadi permasalahan yang cukup pelik dan belum bisa dituntaskan. Secara umum, gizi buruk merupakan kondisi dimana tubuh seseorang mengalami ketidaksempurnaan. Dalam artian orang yang terkena gizi buruk biasanya memiliki tanda-tanda seperti perut buncit, otot mengecil, mata sayu, rambut tipis kemerahan, dan wajah membulat serta sembab.

Gizi buruk biasanya menyerang usia anak-anak. Penyebab gizi buruk ini sangatlah banyak mulai dari keterbatasan makanan yang bergizi hingga kondisi lingkungan yang tidak sehat. Dalam jangka panjang gizi buruk ini bisa berpengaruh pada kesehatan seseorang. Lantas apa dampak negatif yang timbul jika gizi buruk ini semakin parah? Berikut ini ulasan selengkapnya.

1. Munculnya stunting
Stunting menjadi permasalahan sosial terkait dengan kesehatan yang kini mulai dialami banyak anak-anak. Stunting merupakan kondisi akibat dari gizi buruk dalam jangka waktu yang lama. Pada dasarnya gizi buruk bisa berakibat pada menurunnya kemampuan pertumbuhan anak. Dalam artian pertumbuhan anak bisa terhambat yang bisa berefek pada tumbuhnya anak yang tidak sempurna. Bisa saja anak tumbuh tidak seperti anak usia sebayanya. Selain menghambat pertumbuhan tubuh anak, gizi buruk ini juga berdampak pada menurunnya kemampuan otak anak padahal usia anak adalah usia dimana kondisi tubuh dan otak mengalami perkembangan yang pesat.

2. Munculnya marasmus
Dampak negatif selanjutnya yang muncul akibat gizi buruk adalah marasmus. Marasmus ini ditandai dengan menurunnya berat badan serta kulit menjadi lebih gelap dan rambut menjadi lebih rontok. Marasmus ini sebenarnya memang merupakan kondisi dimana tubuh seseorang kekurangan hampir semua nutrisi dan kalori.

3. IQ menjadi lebih rendah
Gizi buruk memang sangat menakutkan akibat yang ditimbulkannya. Diantaranya adalah kemampuan otak atau IQ menjadi lebih rendah. Bukan tak mungkin jika tidak segera diatasi maka anak pun menjadi disabilitas dan berakibat buruk pada masa depannya.

4. Munculnya infeksi
Gizi buruk dalam kondisi yang parah juga bisa memunculkan gangguan kesehatan lainnya seperti munculnya infeksi. Ketika tubuh kekurangan nutrisi yang cukup, maka sistem kekebalan tubuh menjadi lebih menurun dan tak mungkin mampu menangkal berbagai penyakit yang datang. walhasil berbagai penyakit tak terkecuali infeksi bisa saja menyerang kapanpun.

Pencegahan gizi buruk
Meski kini gizi buruk masih saja belum bisa dituntaskan namun, dengan pencegahan yang tepat bukan tak mungkin gizi buruk bisa diatasi. Beberapa cara yang bisa diaplikasikan untuk mencegah terjadinya gizi buruk diantaranya adalah sebagai berikut:

1.Pemberian ASI secara ekslusif
ASI memiliki peran yang cukup penting untuk kesehatan bayi. Tak pelak banyak dokter yang menyarankan pemberian ASI secara ekslusif hingga 6 bulan lamanya. Bayi yang baru lahir memiliki sistem kekebalan yang rendah dan secara perlahan akan meningkat dengan pemberian ASI yang cukup. Maka bagi seorang ibu wajib untuk memberikan ASI secara ekslusif.

2. Memasak makanan sendiri
Memastikan makanan yang dikonsumsi sehat salah satu caranya adalah dengan mengolahnya sendiri. Apalagi di luaran sana banyak sekali makanan junk food yang tak sehat. Maka dari itu, untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi sehat dan bergizi ada baiknya Anda memasak makanan sendiri.

Dengan sesegera mungkin melakukan pencegahan terhadap gizi buruk, maka secara tidak langsung kita menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!